sakit hatiku


Suatu minggu sore, ketika si Kakak datang berkunjung ke rumah. Saya, Suami, Kakak & Kunca sedang membahas tentang nilai2 testingnya, dimana nilai bahasa sundanya = 95 sementara nilai bahasa inggrisnya = 70.

Maka suami saya, mulailah meledek si adik Kunca. Karena kepandaiannya di mata pelajaran Bahasa Sunda, sangat mendukung sebagai bekal untuk tinggal di daerah Sukabumi.

Dalam imaginasi yang diceritakan, kami datang menjenguk si adik Kunca ke sana mengendarai mobil dan bertemu si adik sedang menunggangi Kerbau. Kami menyapanya dengan bahasa Sunda.

Dan beberapa imaginasi lainnya, dan tampaknya si adik ga kuat karena ga ada yang belain dia. Sampai akhirnya si adik menangis dengan keras.

Disela2 isak tangisnya, dia berkata, “SAKIT HATIKU….”

Sontak saja kita semua tertawa. Si mama yang ada di mansion sebelah yang tadinya berniat mau menenangkannya, mengurungkan niatnya, tertawa terbahak-bahak.

SAKIT HATIKU?! ck ck ck … denger dari sinetron mana lagi tuh?

Adikku canggih dah…..

 

Advertisements

Leave some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s