kontrol 21 minggu


Sabtu, 2 November 2013

Booking ke RS via telpon sejak hari seninnya dan dapet nomor antrian 2. Dengan estimasi dapet giliran sekitar jam 9.30 pagi. Cihuyyy. Pas booking, sempet bilang juga minta tolong disediain kursi roda atas permintaan si dokter. Si resepsionis oke dan memang sudah menyediakan kursi roda di security depan lobby.

Bangun pagi, udah. Sarapan+minum obat+pitamin+jus alpukat+susu (ada jedanya tentunya), sudah. Tinggal cao aja. Jam 8.30 saya sih sudah siap2, mandi dll. Eh si soulmate yang ada banyak urusan. HIhihi… namanya juga Bapak Rumah Tangga, jadi banyak kerjaannya darimulai beberes, cuci piring, ya pokoknya ngurus rumah dulu lah. Jadilah kita berangkat dari rumah sekitar jam 10an.

Pas sampe di depan lobby, berenti sebentar nurunin saya dan nuntun ke kursi roda, HPnya berbunyi, dari resepsionis RS. Mengabarkan bahwa kami sudah ditunggu. Sementara si soulmate parkir, saya nunggu di kursi roda security depan lobby. Kemudian, setelah dapet parkir, barulah kita masuk bersama. Registrasi ulang, tensi dan timbang berat badan.

Tensi seperti biasa 110/80, berat badan 73.5 kg. Horee BB naik 5kg dari 68.5 kg.

Berhubung si soulmate gag ahli navigasi kursi roda jadi kadang nabrak2. Hihihi.

Di ruang si dokter masih ada pasien. Di sebelah saya ada bumil yang ngetok ruangan si dokter minta sesuatu gitu. Trus gag lama si suster pendamping dokter keluar ngasih beberapa lembar kertas ke si bumil itu, lalu saya dipanggil. Hohoho… cepet kan? palingan saya cuma nunggu 15menit, ah kurang dari 15 menit.

Si dokter nanya apa keluhan saya. Keluhannya sih : malam menjelang kontrol sih agak2 sering sakit, ngga nyaman, (atau keram? agak bingung juga mendeskripsikannya) di bagian lipatan perut dgn bawah perut. Di observasi pakai USG perut. Si baby aktif, bergerak kesana kemari. jungkir balik. Sampe pas mau dilihat kelaminnya pun agak2 sulit karena keaktipannya. Kayanya sih cowo.

Ada sedikit kontraksi. Leher rahim masih baik2 saja. Berat si baby 392 gram. Good boy πŸ™‚

Karena adanya kontraksi itu, maka diresepin obat penguat yang diminum, Duphaston. Oya tentang ketidaknyamanan di lipatan perut itu, si dokter bilang sih rahim sedang membesar. Ketidaknyamanan ini tidak perlu dikhawatirkan, katanya.

USG perut ini alhamdulillah kaga di print, jadi kaga masuk tagihan deh. ASyiiikkkk. *emak mana yang ga suka sama penghematan?!*

Oiya, mengenai gerakan si baby sih sayanya belum begitu yakin. Kadang ada semacam gerakan gelombang/gelembung di perut, bukan seperti gerakan menendang sehingga menyebabkan perut keliatan menonjol. Gerakannya pun masih halus, sehingga kalo saya liatin permukaan perut dari luar, masih belum bergeming, tapi saya berasa ada gerakan di dalamnya.

Kata si dokter, mungkin si baby belum begitu besar sehingga saya masih belum merasakan gerakannya.

Jaga kondisi masih sama, alias bedrest di rumah aja. Tapi tetep jalan, berdiri dan duduk dengan intensitas dan frekuensi se minimal mungkin. Noted dok :).

Kalau ada kontraksi, alias perut kenceng, keram, segera ke RS untuk segera diatasi masalah kontraksinya. Noted dok.

Keputihan sih kadang2. Menurut dokternya, kalo masih putih, gag gatel dan gag berbau, ga usah kuatir. Noted.

Balik kontrol lagi, bulan depan. Ehmm sebenernya sih kalo itungan 4minggu lagi, balik lagi akhir November, tapi sekalianin aja awal bulan depan πŸ˜€ (5minggu tuh jatohnya). Hohoho.

Masih agak bingung dan keki jika membandingkan dengan temen saya yang juga bedrest dengan usia kehamilan yang sama, yang baru saja kontrol hari Jumatnya ke dokternya di RS Tambak. Dia bedrest karena ngeflek. BBnya naik 1,5kg dengan intensitas makan sehari 3x. Berat si baby 492gram. Kok?

Kok saya naik 5kg dengan frekuensi makan 4-6x makan sehari dengan rekomendasi diet, tapi kalah ya berat badan si babynya?

Kalo menurut si soulmate, si temen saya itu disuruh bedrest tapi dia dalam keadaan BT, sementara saya disuruh bedrest dan dalam keadaan seneng, mangkanya BB saya naik lebih banyak daripada dia. Ahahahaha…

Ya gak papalah, yang penting sehat :).

Setelah selesai nebus obat, bayar2, langsung booking untuk kunjungan selanjutnya tanggal 7 Desember 2013 dan dapet nomor 1. Horeee.

Biaya :

Konsul dokter : 126K

Duphaston 20 butir : 343,4K

Osfit DHA 20 butir : 81K

Ferofort 20 butir : 43K

Askardia 80 12 butir : 12K an

Total : 606,2 K, pribadi.

Advertisements

One comment

  1. It is appropriate time to make some plans for the future and it’s time to be happy. I have read this post and if I could I wish to suggest you few interesting things or tips. Perhaps you could write next articles referring to this article. I desire to read even more things about it!

Leave some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s