31minggu

Kontrol 31 minggu


image

Selasa, 31 Mei 2016

Obsgyn saya curiga karena berat janin terlalu kecil sekitar 1,7kg-1,8 kg, sehingga beliau merujuk saya ke bagian fetomaternal.

Beliau sih pernah mengutarakan wacana ini, dan sempet merekomendasikan kalau memang kita ga tahan dengan keribetannya, mendingan kita langsung potong kompas ke RS Pemerintah di Jakarta tentunya dengan biaya sendiri, sekitar 200rb an. RS nya ya RS tempat beliau bertugas juga, Persahabatan. Jadi beliau merekomendasikan rekan obsgyn Fetomaternal. Katanya sih ga penting USG 3d atau 4d atau sekian D itu, yang penting adalah analisa fetomaternalnya.

Surat rujukan saya tunjukkan ke bagian front desk administrasi, menurut mereka itu merupakan surat rujukan internal, yang artinya ke Fetomaternal yang ada di RS itu juga, bukan surat rujukan ke antar RS yang berbeda kelasnya. Alhamdulillah, ternyata Hermina Galaxy punya Obsgyn Fetomaternal. Jadi langsung siapkan berkas BPJS nya dan daftar untuk konsul fetomaternal tanggal 2 Juni 2016.

Kamis, 2 Juni 2016

Saya dapet nomor urut belasan, namun pas sampe, ga berapa lama, langsung dapet giliran. Alias ga ada pasiennya. Hihihi.

Ditanya2 apakah saya sudah optimal menjalankan semua saran Obsgyn saya seperti makan putih telur 4-6 butir, susu Nutrican, susu, jus alpukat.

Saya jujur memang belum optimal, jarang banget semua menu itu ada dalam sehari, ya palingan ganti2an. Obsgyn Fetomaternal mendiagnosa kekurangan berat janin ya dikarenakan ketidakoptimalan saya mengkonsumsi asupan yang disarankan. Jika dalam 2 minggu ternyata tidak ada perkembangan kenaikan berat janin, dokter Feto menyarankan untuk dilahirkan saja.

Tentu aja kalo dibilang dilahirkan sebelum waktunya, sayanya deg2an. Belajar dari pengalaman sebelumnya, kalau belum cukup umur, ya pasti yang belum siap adalah paru-parunya, meski disuntik pematang paru, ga ada yang lebih baik dari pematang paru secara alami sesuai kodratnya.

Konsul dengan obsgyn Fetomaternal free, alias di tanggung BPJS.

Pulang dari RS langsung nyari alpukat, ke TOTAL. Iya, pasti ada, walau dengan harga selangit. Beli beberapa, sekitar 5 buah dengan harga hamper 90 ribu! Tapi ya pasti alpukat mentega yang cakep. Juga sempet liat Alpukat USA, yang satu biji nya harganya hampir 30ribuan. Nyoba beli satu, yang ternyata rasanya agak amis. Penampilan setelah di belah sih OK, kaya di acara2 masterchef gitu, tapi kalo segi rasa, tetep lebih enak lapukat mentega local, yang konon katanya alpukat turunan Meksiko.

Jadi, ayo berjuang!!!

Advertisements

MomenPertama Buah Hati Bersama Pampers


image

Halo, saya Ratu.
Ibu dari Arman (26bulan) dan sedang mengandung 32minggu.

MomenPertama bertemu Arman, saat di ruang operasi, melahirkan secara caesar karena gagal induksi hanya sampai pembukaan 2.
Komentar saya saat Arman ditunjukkan pada saya, “nak, rambutmu lurus!”
Karena Bapaknya berrambut keriting.

MomenPertama skin to skin dengan Arman, saat dia diletakkan di dada saya untuk Inisiasi Menyusui Dini. Sayangnya, dia tertidur dan kemudian keburu diangkat lantaran saya mual. Jarak makan terakhir yang kemudian harus berpuasa, membuat saya mual dan akhirnya muntah di ruang operasi.

MomenPertama saya mengenal popok saat keesokan harinya, Arman diantar ke ruang rawat inap saya dan tercium bau tak sedap dari arah popoknya. Saat itu, saya kikuk apa dan bagaimana yang harus saya lakukan. Saya memencet bel, memanggil bala bantuan suster kamar bayi. Saya mengamati suster menggantikan popoknya. Entah pospak apa yang digunakan, sudah tersedia beberapa pcs popok di bagian bawah box transparannya.

Beberapa cerita MomenPertama saya itu kembali terbersit di ingatan saya, saat saya menonton video Firsts di event Pampers Merayakan MomenPertama Ibu dan Buah Hati di SeaGrain Resto and Bar di Doubletree Hilton Cikini Jakarta, 4 Juni 2016 silam.

Beruntung saya terpilih menjadi salah satu peserta undangan dari komunitas KEB dan bisa hadir disana.

Acara yang sedianya dijadwalkan mulai jam 10, agak mundur sampai jam 11. Syukurlah tempatnya nyaman dan suguhan dari SeaGrain menenangkan perut bumil dan mood.
Tempatnya pun nyaman untuk suami dan Arman yang ikut serta mengantar saya ke acara ini.

Acara dibuka oleh MC Cisca Beker, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan penjelasan dari Mbak Febrina Herlambang (Communication Manager P&G). Beliau menjelaskan keunggulan Pampers Premium Care yang tidak dimiliki oleh produk pospak lain, antara lain :

1. Super Gel. Gel dengan daya serap hingga 12 jam.
2. Sirkulasi udara agar kulit tetap kering
3. Lembut di segala bagian, menjaga kulit tetap nyaman
4. Bagian pinggang 2x lebih lentur -super pas dan nyaman.
5. Lotion perlindungan kulit.

image

Pampers premium care tersedia di seluruh toko terkemuka di Indonesia dengan harga eceran yang disarankan :
Pampers Premium Care New Baby isi 13 Rp. 27.500 dan isi 28 Rp. 59.900.
Diskon 40% di toko-toko yang berpartisipasi.

Acara dilanjutkan dengan Testimonial dari Brand Ambassador Pampers, Gisella Anastasia. Gisel mengaku sudah mulai browsing mengenai jenis pospak yang akan dia gunakan sebelum kelahiran Gempi, dan memutuskan menggunakan Pampers karena semua keunggulannya dibandingkan dengan pospak lainnya. Bahkan, meskipun di sebagian rumah sakit sudah menyediakan pospak untuk bayi baru lahir, Gisel kekeuh membawa Pampers ke RS untuk dipakaikan ke Gempi.

Gisel juga menjelaskan persiapan apa saja yang harus dibawa untuk ibu yang akan melahirkan dan si bayi baru lahir. Sayang, tampilan slide di LCD tidak tertangkap dengan baik di kamera, namun bisa dicek di pampers.co.id
Web ini berisi informasi lengkap mengenai ibu hamil dan ibu baru melahirkan.

Uji kelembutan Pampers Premium Care dibuktikan oleh seluruh audiens dengan menggunakan penutup mata.
Audiens ditutup matanya dan diberikan 2 sampel pospak yang diberi tanda X dan Y untuk diraba dan ditentukan yang mana yang paling lembut. Dan hasilnya, popok Y yang paling lembut, yaitu Pampers Premium Care.

Di akhir acara, ada penjelasan dari dr. Margareta Komalasari, SpA mengenai cara memilih pospak yang aman untuk kulit bayi yang sensitif dan rentan iritasi. Dan semuanya terpenuhi di Pampers Premium Care New Born.
image

Pada acara ini juga diadakan kontes live tweet dengan hashtag #MomenPertama dan #Pakai Pampers. Para pemenang diumumkan di akhir acara dan saya termasuk salah satu pemenangnya mendapatkan Bingkisan Pampers selama sebulan. Alhamdulillah rejeki anak sholehah.

Acara dilanjutkan dengan foto bersama dari tiap-tiap komunitas dan diakhiri dengan makan siang.
image

image

Awalnya saya kira SeaGrain merupakan restoran fine dining resmi seperti foto yang terpampang di lift, ternyata SeaGrain menyajikan santapan makan siang secara prasmanan dengan menu yang enak dan lezat.

image

Terimakasih Pampers dan KEB untuk undangannya.

perkembangan 31minggu


Aloha.

Tepat di hari terakhir 31minggu sebelum besok tepat 32minggu.

Menurut babygaga.com usia 31minggu si baby berukuran 41cm, 1,5 kg. Hm… beda2 ya standardnya, secara 30minggu kemarin si baby sudah 1520 gram dan masih dibilang kurang sama si obsgyn yang seharusnya 1600gram. Ah gak papa, beda2 dikit :D.

Bener kata mak Oline kalo makin tua usia kandungan, si janin makin sulit bergerak, ya dampaknya kadang2 ga aktip. Pernah saya dan suami deg2an karena hampir 2jam si baby kok ga gerak2. Udah diguncang2kan pelan, dinyanyi2in, dipanggil2, masih aja ga respon. Sampe sekitar 15menitan baru deh gerak lagi. Haduh.. haduh… nak, bikin senewen mama papa aja. Lain kali kalo tidur, ngulet2 sedikit ya, supaya mamanya ga khawatir.

Karena kasus ini, kadang2 saya suka waswas kalo mau tidur siang. Takut ga terpantau gerakan dari jam ke jam nya. Saya kadang tidur siang sekitar 1-2,5jam. Kalo pules banget, suka ga ngeh gerakan si janin. Tapi kalo lagi ga pules2 banget, sempet2in bangun sebentar, liat jam, trus kasi contrengan di kertas catetan gerakan janin.

Sampe saking waswasnya, si suami menyarankan saya untuk jangan PELOR *sebentar2 nempel di bantal trus molor*.  Yah abisan gimana yak, saya disuruh bedrest, ya ke kamar, ya rebahan, ya ketemu bantal. Kadang saking menikmati bedrest, bablas ketiduran. Ahahaha.

Juga jangan keasikan main laptop, karena menurutnya kalo saya udah pegang laptop trus browsing sana sini, suka kelupaan nyatet. Noted. Saran ini saya perhatikan dengan tetap meletakkan catetan monitor gerak janin di dekat saya bersama hp.

Kalo emaknya sih, masih bermasalah dengan ambeien. Udah ga sakit sih, cuma masih berjendol dan kadang2 bleeding. Kata temen saya yang dokter umum, ambeien dan varises itu umum karena pembuluh vena terhalang si baby. Nanti juga kalo udah lahiran masuk sendiri ambeiennya, entah kalo varisesnya ya. Gegara ambeien ini, hampir seminggu ini saya absen makan sambel. Hambarr rasanya kalo makan tanpa sambel -_-. Katanya juga sih ambeien itu ga ngaruh ke persalinan normal atau sesar. Bisa2 aja bersalin normal. Okey, besok itu akan ditanyakan ke obsgyn.
Ada artikel menarik tentang ambeien/wasir saat kehamilan 🙂

Si emak -saya- lagi males keramas tapi rajin nyari uban. Huahahaha. Nyari uban tuh bikin penasaran, tapi kalo keramas rasanya lamaa banget keringnya padahal sehari2 rambut digelung. Kalo basah ya, ga enak ngegelungnya.

Akhir2 ini BAB saya juga lancar, tapi kuantitasnya sedikit banget. Apa karena nutrisi terserap banyak oleh si baby, jadi sisanya cuma dikit ya?
Napsu makan saya juga lumayan meningkat. Maunya ngemil, tapi menghindari nasi. Nasi/bubur cuma sehari 3kali (pagi, siang, malem). Sekalinya ditawarin mie ayam, hayooo aja :D. Pengennya makan es krim mulu, padahal kan sekarang lagi musim hujan tiada henti, tapi enak2 aja tuh makan es krim.

Selain itu saya sering banget sendawa2 dan kadang tenggorokan terasa panas. Ternyata, menurut thread di forum bumil ini, itu karena organ dan saluran pencernaan tertekan oleh rahim yang semakin membesar. Tapi besok pas kontrol saya tanyakan lagi ke obsgynnya deh.

Kaki dan tangan kadang mulai keliatan menggemuk atau bengkak ya? Kalo di kaki sih keliatan menggemuk, tapi urat yang biasa nampak sih masih nampak alias belum hilang dan kalo dipencet2/ditekan sih memutih tapi masih balik ke posisi semula seperti biasa dengan cepat. Jadi, mungkin dianggap aja itu efek mulai menggemuk. Ada banyak artikel mengenai kaki bengkak selama kehamilan, antara lain ini, ini dan ini.

Persiapan persalinan dan kehadiran si baby pun sudah dimulai sejak minggu ini. Si mamake (mama mertua) sangat helpful banget loh. Dikeluarin stok baju2 bayinya si ade yang sekarang udah kelas 3SD. Masih cakep2 :). Trus dicucin dan disetrika. Si mamake sudah wanti2, baju bayi harus disetrika dan kalo ada kancing2 jangan dikancingin, supaya pas makein ke si bayi ga kelamaan buka2in kancing, takut keburu kedinginan. Noted.

Setelah diinventaris, ternyata 1 rak excel 5tingkat hampir penuh sama baju2 bayi. Wow buanyak ya ternyata?! Itu belum seberapa, kadang si mamake mengatur jadwalnya untuk belanja lagi yang kurang2 dan ternyata beliau bilang masih ada stok baju bayi di gudang atas. Wowww.. alhamdulillah ya Nak, rejekimu dari warisan si eyang lumayan banyak :). Sesuatu banget loh, mengingat kondisi saya yang ga bisa kemana2 sempet bikin mumet gimana caranya belanja. Suami sempet inisiatip mau belanja. Helllooowwww, saya tambah pusing. Apa kisahnya laki2 yang belanja perlengkapan bayi??! Syukurnya engga karena kekhawatiran saya beralasan.

Saat baju2 bayi sudah dicuci dan disetrika sama si mamake, tugas suami saya lah yang masukin dan menatanya di rak excel. Dia bingung2 sendiri, ini atasan atau bawahan? Masukinnya di rak keberapa? Ini baju pergi ditaro di rak keberapa? Ahahaha. Lelaki agak kurang mahir memang kalo urusan bebajuan :D. Tapi akhirnya mulai familiar dan mulai jago menatanya :). Ya semua berproses :).

Alhamdulillah, akhirnya mau masuk ke minggu 32 juga. Sehat2 ya nak, yang sabar di dalam, tinggal 8minggu lagi kok kita bisa berkumpul bersama :).