Kontrol 16 minggu


Ini pending posting, gegara kudu bedrest :D.

Jum’at, 27 September 2013

Alkisah, sebenernya jadwal kontrol 16w jatuh pada tanggal 28 sept 2013 (sabtu), tapi karena si obsgyn nyuruh saya untuk ngulang test urin yang sebelumnya terdeteksi protein +2, maka hari jumat malem, sekalian test urin sekalian aja kontrol dokter.

Hasil urin selesai duluan dengan hasil protein tetep positip, positip 1, dan kita dapet nomor antrian konsul 12 dari 14 pasien, kira2 jam 10.30 malem.

Lihat hasil test urin, si dokter obsgyn merekomendasikan saya untuk cek ke bagian internis mengapa protein tetap terdeteksi dalam urin. Cek USG permukaan perut, lanjut ke kursi ngangkang untuk cek keputihan, lanjut ke USG transvaginal.

Untuk keputihan agak berwarna kekuningan, si dokter ambil tindakan pembersihan dengan cairan infus NaCl, rasanya agak perih dikit.

Lanjut dengan USG transvaginal disertai dengan pekikan saya dan si dokter. Suami saya yang ada di meja praktek, buru2 masuk ke ruang observasi yang hanya beberapa langkah dari meja konsul si dokter yang hanya berbatasan tirai.

Ternyata si dokter memekik karena jalan lahir (leher rahim/cervix) yang terdekat dengan janin sudah mengalami pembukaan dengan benjolan dari kantung ketuban yang ada didalamnya dan panjang cervix kurang dari 2 cm. Berat janin baru 125 gram. Selesai observasi, kita semua kembali ke meja konsul si dokter untuk mendapatkan penjelasan.

Dengan kondisi seperti ini tindakan pengikatan rahim harus segera dilakukan. GA BISA DITUNDA kata si obsgyn.

Besok, sabtu pagi jam 7, dateng lagi ke RS ini untuk rawat inap persiapan untuk tindakan pengikatan leher rahim dan mulai puasa dari jam 7pagi tersebut sampai waktu operasinya.

Saya sih hayo aja mau tindakan ini itu, tapi kan saat itu Jumat malem, suruh masuk RSnya Sabtu pagi, yang artinya sebagian besar admin harus masuk sabtu pagi itu juga. Pohon duitnya juga belum berbuah dalam jeda waktu sedemikian singkatnya. Kalo konsulnya Jumat pagi trus tindakannya Sabtu pagi, ya masih ada spare waktu untuk manen pohon duit. Bukan begitu?! Tadinya mah saya nawar, boleh ga ditunda tindakannya selasa aja (karena si dokter baru praktek lagi hari selasa malem di RS tsb). eh diulangi, GA BISA DITUNDA. Yo wis 😐

Si dokter sih sampe saat itu masih ga kasi estimasi delivery date 36mgg atau 40mgg. Harapannya sih tindakan pengikatan ini bisa bertahan sampai 9bulan atau palingg engga bisa support sampai ‘berat aman’ si baby sampai sekitar 2kg, meski saya juga sempet nanya apakah 2kg menjamin paru2 si baby bakalan siap?

si dokter bilang akan coba diusahakan dengan suntikan pematang paru. Seusai konsul, untuk persiapan operasi besokm saya di bawa ke IGD untuk skin test antibiotik bactesyn. Skin test itu, sekali lagi, sakit!!!! Untungnya saya gag alergi sama antibiotik itu.

Pulang dari RS itu sekitar jam 11.30 malem. sampe rumah sekitar jam 12malem, makan lalu langsung istirahat untuk persiapan besok.

Untuk kontrol kali ini, saya agak lupa rinciannya. yang jelas sekitar 800rb an untuk kunjungan ini, termasuk :

biaya konsul + usg

antibiotik bactesyn

tindakan pembersihan pakai NaCl

tebus Cygest 400mg 10 butir @ Rp. 28,600

PRIBADI, tidak asuransi.

Advertisements

One comment

Leave some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s