pregnancy

Paska Cerclage dan Kontrol 29 minggu


image

Ini pending posting udah lama banget. Tapi demi keteraturan jurnal ini, hayolah mengumpulkan memori dan kita dokumentasikan disini.

Senin, 2 april 2016

Paska Operasi, so far so good. ga ada rasa yang berbeda sebagai pasien BPJS. Operasi hari Sabtu, Hari Senin udah boleh pulang dengan observasi dokter umum yangs edang jaga. Observasinya hanya observasi tentang pendarahan/flek. Selain itu juga karena dokter Obsgyn saya ga praktek hari senin. Ya kali itu doang bedanya pake BPJS, kalo lagi ga praktek ya ga visit. Kalo pake asuransi lain, kapanpun, tiap hari, pasti dateng. ya gak papalah. masih untung obsgynnya mau nerima saya pake BPJS di RS swasta ini.

Dibilang boleh pulang sejak jam 11an, tapi baru bener2 selesai administrasi BPJS jam 5an. Luama ya?

Si arman yang udah dibawa dari jam makan siang supaya bisa makan siang bareng saya pake menu RS, udah tertidur beberapa kali. Kesian juga kelamaan di RS.

total pengeluaran operasi ini sekitar 8 jutaan dan di cover sepenuhnya oleh BPJS. Hebat kannn? Untuk obat rawat jalan, ada beberapa yang harus ditebus sendiri karena katanya stoknya habis di RS. Gak papalah juga kok. Kontrol lagi ke obsgyn 2 minggu lagi.

Kontrol paska Shirodkard (cerclage) –  29 minggu 

Selasa 17 mei 2016

Baru datang langsung ditanya Obsgyn apakah kemarin dikenakan biaya untuk benang Shirodkard? Karena memang tersebut benang satu-satunya, ga ada benang lain, dan agak mahal. Sekitar 200rb an.

Lalu kitapun bengong. Ternyata kemaren itu, bukan jenis benangnya yang berbeda untuk pasien BPJS dan pasien pribadi/asuransi lain, tapi karena RS mau ngitung dulu alias coding (menurut bahasa mereka) apakah plafon dari BPJS mencukupi untuk tindakan operasi tersebut. Ya begitulah pasien BPJS. Hahahaha

Walau akhirnya, biaya yang ditimbulkan setelah operasi itu sekitar 8juta sekian discover seluruhnya oleh BPJS, kelas 1. Ga tau ya kalo kelas2 yang lainnya, apakah plafon dari BPJS mencukupi untuk tindakan seperti itu.

Keluhan setelah operasi ya Cuma pusing dan mual sekitar 3-4 hari. Tanya2 ke temen yangs sesama dokter, pusing mual tersebut dikarenakan mobilisasi yang terlalu cepat paska operasi. Iya kali ya, setelah operasi saya saking kelaperan langsung angkat kepala nyaris setengah duduk untuk menyantap roti dan minum es teh manis.

Kalo kata obsgyn saya melalui sms sih, banyak2 minum air putih aja, supaya efek biusnya hilang. Okelah.

Tapi sebenernya yang lebih ampuh itu adalah… KEROKAN!!!!

Huahahaha. Beneran, saya sudah tersugesti sama kerokan. Kalo udah pusing2 mual2, obatnya ya Cuma satu, kerokan sampe sendawa2, sampe gosyong.  Dan bener aja, setelah kerokan, bablas angine dan saya kembali ngerasa fit. Ya ampyun, sebelumnya, kepala berat banget, kalo mau makan mual sangat. Jadi rebahan aja kerjaannya.

Aktivitas setelah operasi ini sih normal aja kok. Ga ada larangan yang berarti seperti bedrest total.

Advertisements

Karena Bumil Berhak Tampil Glowing


image

Saya sebagai bumil (lagi), baru di kehamilan ini mulai ngeh dengan tampil cantik. Ya ga perlu sampe menor gimana2, cukup enak diliat aja, Segar, berbinar-binar dan…. glowing!
*mudah2an anak cewe….* amin 😀

Kehamilan sebelumnya? Masa Bodo banget! Lah Wong saya harus bedrest dari usia kehamilan 4bulan sampe menjelang 9bulan. Di Rumah aja, rutenya cuma ruang tamu, kamar Mandi, kamar. Tok! Jadi, ga penting sih menurut saya untuk tampil cantik saat itu.

Masalah kulit bumil ya ga jauh2 dari kulit wajah mendadak kering (ngelupas di ujung hidung Dan ujung bibir), jerawatan (di punggung, kalo saya), tanda kebanggaan bumil-stretch mark, dan pigmentasi alias penggelapan warna kulit.

Beruntung banget, ditengah-tengah masalah kulit klasik bumil, ada acara Hada Labo Beauty Gathering “Looking Radiant while Expecting with Hada Labo” di markas Mommiesdaily di kawasan Kemang, tanggal 16 April 2016 lalu.

Iya, saya bukan beauty blogger, tapi kan saya bumil. *ga nyambung*

Saya sampai disana tepat jam 8.30 lalu melakukan registrasi. Setelah melakukan registrasi, saya diminta menuliskan mommy’s beauty wish. Maksudnya, daftar keinginan kecantikan ibu untuk digantung di wish tree yang telah disediakan sembari menikmati hidangan teh/kopi beserta snack. Tau aja ya kalo ngundang bumil harus siap sedia makanan :D.

Beauty wish saya cuma pengen ga jerawatan (di punggung) dan ga parah stretchmarknya. Stretchmark sih udah ada bekas kehamilan sebelumnya, tapi udah sempat memudar dan sekarang baru mau mulai muncul lagi.

Eh tapi kan Hada Labo itu produk kosmetik untuk wajah, emang bisa diaplikasikan untuk stretchmark? Batin saya.

Dekorasi untuk event ini syantik banget! Kombinasi warna biru dan putih. Ada wish tree, mommy beauty corner, dan meja para peserta yang dilengkapi dengan cermin, starter pack Hada Labo Gokujyun, handuk kecil dan aksesoris keranjang bayi mini sebagai pelengkapnya.

image

Ga lama acara dimulai, berupa ngobrol2 dengan narasumber yang cantik, dr. Mardiati Ganjardani SpKK (IG @menikmayca), Laura Basuki (IG @laurabas) dan ibu Arlin (perwakilan Dari Hada Labo Indonesia).

Ibu dokter Mardiati/Menik yang merupakan silent reader Dari forum MD. Menurutnya bumil & busui tetap bisa tampil syantik asalkan skincare nya disesuaikan dengan jenis kulit, aktivitas sehari-hari Dan yang paling penting adalah kandungan skin care itu sendiri tidak berbahaya untuk ibu Dan janin.

Gangguan kulit bumil antara lain adalah kulit menjadi lebih kering, pigmentasi seperti wajah menjadi lebih gelap Dan terbentuknya garis tengah perut.
*Saya mengalaminya di kehamilan sebelumnya!*

Laura Basuki sebagai Brand Ambassador Hada Labo Indonesia berbagi pengalaman menggunakan produk Hada Labo selama masa kehamilan.
Ya ampyunnnn, doi kece banget!!!! Dan baru saja Januari 2016 brojol melahirkan, bulan April ini bodynya udah tipis lagi!!! I envy you!
Ternyata, doi menggunakan produk Hada Labo di area2 rentan strecthmark, seperti perut Dan bokong! O em ji, ternyata ga cuma untuk kulit wajah!

Menurut ibu Arlin, produk Hada Labo Seri Gokujyun ini aman untuk bumil Dan busui karena tidak mengandung pemutih (sebangsanya hidrokuinon Dan mercury), pewangi, pewarna maupun alkohol. Pun mudah mendapatkannya di supermarket besar Dan apotik ternama.
Juga sesuai dengan problematika yang dialami bumil, yaitu kulit kering karena Seri Gokujyun bersifat melembabkan dengan bahan utamanya asam hialuronat yang mengikat air di bawah permukaan kulit.
Produk Gokujyun inipun bisa dikombinasikan dengan Seri lainnya seperti Sirojyun, namun tidak direkomendasikan untuk kulit berjerawat.

image

Sumber : fb mommiesdaily

Setelah talkshow, dilajutkan dengan acara mini beauty workshop bersama MUA kondang Rachel Goddard (@RachGoddard) berbagi tips dandan cepat dan simple.

Workshop dimulai dengan membersihkan wajah menggunakan Hada Labo Face Wash. Teksturnya lembut dan ringan. Face wash diaplikasikan langsung di wajah dengan gerakan memutar tanpa perlu menggunakan kapas. Kemudian dibilas dengan air lalu di lap dengan handuk kering.
Pengalaman saya : kotoran wajah terangkat, wajah halus dan lembab.

image

Membersihkan wajah dengan Hada Labo Face wash

Dilanjutkan dengan Hada Labo moisturizing lotion sebagai toner/pelembab. Cukup diaplikasikan dengan cara ditepuk2 ringan ke wajah lalu tunggu hingga kering. Ga perlu kapas!
Pengalaman saya : kulit menjadi lembab dan kenyal. Enak banget!

image

Selanjutnya menggunakan Hada Labo CC cream Royal ivory shade.
Pengalaman saya : Cc cream ini ringan banget, hampir menyerupai foundation tapi ga berat. Covering nya juga OK.

Tips Dari Rachel :
Cara memilih warna foundation/cc cream adalah dengan mengaplikasikannya sedikit di area leher, di bawah cuping telinga atau di bagian dalam lengan tangan, karena area2 ini nyaris sama warnanya dengan kulit wajah.
Bila mendekati shade kulit leher/lengan maka warna tersebut sesuai.

Oke, noted!

image

Setelah cc cream teraplikasi dengan rata, langkah selanjutnya adalah pembentukan ‘frame’ wajah yaitu dengan membingkai Alis.

Tips Dari Rachel :
Untuk wajah yang agak bulat, usahakan Alis agak lebih menukik.

Oh! Wajah saya tuh! Jadi, kurang cocok membingkai Alis ala2 artis KPop yang datar tanpa tikungan :D.

Ada banyak tips beauty hack Dari Rachel namun karena saya beauty blogger pemula, agak2 ketinggalan step by stepnya dikarenakan juga beauty tools saya ga selengkap beliau. Huahahaha.

image

Workshop & hasil akhirnya (sumber : fb Mommiesdaily)

Anyway, acara ini cukup menarik Dan membuka wawasan saya tentang skin care Hada Labo Gokujyun yang ternyata aman untuk bumil sekaligus workshop singkat mengenai dandan cepat Dan simple.

Acara ditutup dengan menyantap makan siang yang telah disediakan pihak MD Dan foto bersama. Alhamdulillah selama acara, bumil ga kelaperan, padahal udah bawa bekal banyak Dari Rumah, kuatir mendadak Laper. Hehehe.

image

Foto bersama (sumber : fb Mommiesdaily)

Makasih banyak MD Dan Hada Labo , thanks for having me.

perkembangan 24 minggu


taken from babygaga,com

30cm; 590 gram [babygaga.com]

Ngeh-ga-ngeh keluar cairan dari payudara saya. Sedikit sih, palingan 1-2tetes di pagi hari menjelang mandi dan sore. Saya belum masuk trimester ke-3 loh (28 minggu). Menurut bu dokter umum yang juga merangkap sebagai sahabat saya, biasanya cairan ASI keluar di trimester ketiga. Tapi insya Allah, kalaupun keluar dan cairan itu adalah ASI, gak papa. Masalahnya, kalo bukan ASI? Gimana cara bedain ASI atau bukan?

Menurut temen saya itu, kalau berbau ya MUNGKIN bukan ASI. Gimana cara mengendusnya? saya aja ngeh setelah baju saya basah, yang artinya bukti otentik ada di pakaian dan menurut saya kuantitinya terlalu sedikit untuk bisa diendus baunya :D.

Jadi, daripada bingung2 sendiri, saya SMS dokter obsgyn saya saja lah. Menurutnya sih normal, asal jangan distimulasi ya. Ow… baiklah.

Menjelang akhir minggu ini, payudara kerasa ga nyaman gitu. Apa ya? kenceng2 nyeri gitu kaya mau mens, tapi ini rasanya lebih nyeri gitu. Karena menurut dokter saya gag boleh distimulasi, ya dikipas2 aja *sugesti doang.

Barusan mampir di blognya pitshu, ternyata pup juga jadi issue di kehamilan ya. Minggu ini sih saya ngerasa emang gag selancar minggu sebelumnya dalam hal BAB. Saya kira karena kurangnya serat dalam menu akhir2 ini, ditambah udah ga rutin lagi minum jus alpukat karena susah booo nyari alpukat yang deket2 mateng dan bisa diperam untuk beberapa hari kedepan. Kadang di tukang buah langganan adanya alpukat mateng, ya masa dalam sehari dua hari ngabisin alpukat sekilo? Biasanya sih sekilo itu dapet 5-6 buah, bisa untuk supply seminggu. Nah kebayang kalo yang dibeli tuh udah mateng semua, ya sayang kalo keliwat mateng dan busuk, ga enak gitu rasanya. Jadi jus alpukatnya sering bolong2 deh jadwalnya.

Jus alpukat yang tadinya dijadwalkan diminum pagi juga berubah jadi sore menjelang makan malem. Yang mana efeknya kalo diminum pagi2, perut langsung bergejolak, trus PUP deh tanpa harus ngeden2. Lancar djaja gitu rasanya. Cuma saya agak males aja dengan gejolak pagi2, saya yang usul untuk dipindah jadi sore. Suami saya sih oke2 aja.

Ahahaha. welcome week 25 🙂

Sehat2 dan sabar ya nak di dalem :). love you much. emuah.